Assalamu'alaikum Wr.Wb
Sehebat-hebatnya tupai melompat pasti kan jatuh jua
Tepatnya itulah keadaan pelik yang dialami oleh pemimpin perang Serbia-Bosnia ini, Radovan Karadzic. Betapa tidak pria yang telah membantai 8000 umat Muslim di Bosnia (Republika, 22/7) ini telah tertangkap dari pelariannya selama kurun waktu yang cukup lama, 11 Tahun (versi BBC 13 Tahun).
Dahulunya Karadzic tergolong orang yang tidak mengenal kata "tega", banyak kekejian tercatat selama masa pemerintahannya di Serbia. Dalam rangka untuk mewujudkan republika Serbia raya. Kepala negara Serbia yang berhaluan nasionalis ini menggerakkan kekuatan warga Serbia untuk melakukan penyerangan terhadap warga Bosnia. Tercatat mereka melakukan penyerangan selama 43 tahun. Tragisnya selama penyerangan itu, pasukan perang karadzic membantai warga Bosnia dengan tembakan meriam dan senapan tanpa henti. tak dapat di pungkiri ribuan mayat bergelimpangan, bahkan wanita bosnia pun menjadi wadah penyaluran syahwat yang tak terkontrol.
Ratusan ribu warga Bosnia di usir dari rumah mereka dalam kampanye brutal "pembersihan etnis". (BBC indonesia.com)
Kejahatan perang ini terjadi pada 1995, namun setahun kemudian dia mengundurkan diri sebagai presiden Serbia, ketika Barat mengancam akan memberlakukan sanksi terhadap Republiknya, dia kemudian bersembunyi.

Selama bertahun-tahun dia bersembunyi telah banyak yang berubah dari penampakan wajah karadzic, janggutnya yang tumbuh subur dan warna putih yang menghiasi rambutnya serta pakaian khas orangtua seakan semakin membuat orang sulit mengenal bahwa pria ini adalah karadzic,
sungguh kekuasaan Yang Maha Kuasa telah membuktikan bahwa yang namanya kejahatan bagaimanapun terselubungnya pasti terbongkar juga, berita penangkapan karadzic menggemparkan warga bosnia, rasa gembira mereka terlihat dengan ramainya warga bosnia beramai-ramai turun kejalan dan memberitahukan berita ini kepada sanak saudara. karadzic ditemukan menyamar sebagai ahli pengobatan alternatif di Beograd.
Dia ditangkap di dalam sebuah bis di pinggiran ibukota Serbia, Beograd
Dalam penangkapannya karadzic tidak bergeming.
Begitu mendengar berita ini ketahuilah bahwa umat Muslim yang sedang mengalami perjuangan menuju jihad bukan hanya terjadi di Palestina saja, netherland, bosnia, bahkan masih banyak di negara-negara lainnya yang sangat membutuhkan bantuan sesama muslim... sisipkanlah mereka dalam setiap doa kita key.
Sehebat-hebatnya tupai melompat pasti kan jatuh juaTepatnya itulah keadaan pelik yang dialami oleh pemimpin perang Serbia-Bosnia ini, Radovan Karadzic. Betapa tidak pria yang telah membantai 8000 umat Muslim di Bosnia (Republika, 22/7) ini telah tertangkap dari pelariannya selama kurun waktu yang cukup lama, 11 Tahun (versi BBC 13 Tahun).
Dahulunya Karadzic tergolong orang yang tidak mengenal kata "tega", banyak kekejian tercatat selama masa pemerintahannya di Serbia. Dalam rangka untuk mewujudkan republika Serbia raya. Kepala negara Serbia yang berhaluan nasionalis ini menggerakkan kekuatan warga Serbia untuk melakukan penyerangan terhadap warga Bosnia. Tercatat mereka melakukan penyerangan selama 43 tahun. Tragisnya selama penyerangan itu, pasukan perang karadzic membantai warga Bosnia dengan tembakan meriam dan senapan tanpa henti. tak dapat di pungkiri ribuan mayat bergelimpangan, bahkan wanita bosnia pun menjadi wadah penyaluran syahwat yang tak terkontrol.
Ratusan ribu warga Bosnia di usir dari rumah mereka dalam kampanye brutal "pembersihan etnis". (BBC indonesia.com)
Kejahatan perang ini terjadi pada 1995, namun setahun kemudian dia mengundurkan diri sebagai presiden Serbia, ketika Barat mengancam akan memberlakukan sanksi terhadap Republiknya, dia kemudian bersembunyi.

Selama bertahun-tahun dia bersembunyi telah banyak yang berubah dari penampakan wajah karadzic, janggutnya yang tumbuh subur dan warna putih yang menghiasi rambutnya serta pakaian khas orangtua seakan semakin membuat orang sulit mengenal bahwa pria ini adalah karadzic,
sungguh kekuasaan Yang Maha Kuasa telah membuktikan bahwa yang namanya kejahatan bagaimanapun terselubungnya pasti terbongkar juga, berita penangkapan karadzic menggemparkan warga bosnia, rasa gembira mereka terlihat dengan ramainya warga bosnia beramai-ramai turun kejalan dan memberitahukan berita ini kepada sanak saudara. karadzic ditemukan menyamar sebagai ahli pengobatan alternatif di Beograd.
Dia ditangkap di dalam sebuah bis di pinggiran ibukota Serbia, Beograd
Dalam penangkapannya karadzic tidak bergeming.
Begitu mendengar berita ini ketahuilah bahwa umat Muslim yang sedang mengalami perjuangan menuju jihad bukan hanya terjadi di Palestina saja, netherland, bosnia, bahkan masih banyak di negara-negara lainnya yang sangat membutuhkan bantuan sesama muslim... sisipkanlah mereka dalam setiap doa kita key.
wokeh...